A. Pengertian Iklan
Iklan adalah informasi yang isinya membujuk khalayak banyak atau
orang banyak supaya tertarik kepada barang atau jasa yang ditawarkan.
Dengan kata lain, iklan memberitahu kepada banyak orang mengenai
barang dan jasa yang dijual, dipasang di media massa seperti koran dan majalah
atau di tempat-tempat umum.
Kata iklan sendiri berasal dari kata Yunani yang artinya
menggiring orang-orang kepada gagasan. Pengertian iklan secara lengkap yaitu
semua wujud aktivitas untuk mendatangkan dan menawarkan penemu atau ide, barang
dan jasa secara bukan personal yang dibayarkan oleh sponsor tertentu.
Iklan tulis mulai dikenal sejak zaman Yunani kuno.
Ketika itu, iklan berisi mengenai budak-budak yang melarikan diri dari tuannya
atau mengenai penyelenggaraan pertandingan Gladiator, pada masa ini iklan hanyalah
berupa surat edaran. Beberapa waktu kemudian barulah muncul metode periklanan
yang ditulis dengan tangan dan dengan kertas yang lebih besar di Inggris. Iklan pertama yang dicetak di
Inggris ditemukan pada Imperial Intelligencer Maret 1648. Sampai tahun 1850-an, di Eropa iklan belum sepenuhnya dimuat di surat kabar. Kebanyakan masih berupa
pamflet, leaflet, dan brosur. Iklan majalah pertama muncul dalam majalah Harper tahun 1864.
B. Ciri-Ciri Iklan
- Komunikatif
- Informatif
- Bahasanya mudah
dimengerti dan diingat masyarakat
- Menarik
perhatian dan bersifat mengajak penonton/pembaca untuk membeli/menggunakan
barang atau jasa yang telah diiklankan
C. Syarat Iklan
- Kata dan
bahasanya tertata dan tidak memiliki tafsir ganda.
- Bahasa yang
dipakai menarik dan mudah diingat-ingat oleh masyarakat.
- Tidak boleh
merendahkan atau menghina produk sejenis dari perusahaan lain.
- Tidak boleh
berbohong, harus apa adanya.
- Iklan harus
dibuat dengan memperhatikan tata bahasa, etika, sopan santun, target
pasar, dan lain-lain.
D. Manfaat Iklan
Seperti yang kita tahu, iklan sangat berperan dalam aktivitas bisnis. Adapun manfaat iklan, yaitu :
- Produk
menjadi lebih terkenal di mata masyarakat.
- Keuntungan
yang diperoleh dalam bisnis dapat melonjak naik karena produk
dipromosikan.
E.
Fungsi Iklan
· Informing (memberikan informasi), memberikan pengetahuan kepada
konsumen agar mereka sadar akan produk perusahaan tersebut.
· Persuading (mempersuasi), memberikan bujukan-bujukan kepada
masyarakat umum untuk mencoba produk yang diiklankan perusahaan.
· Reminding (mengingatkan), memberikan stimulus-stimulus kepada
masyarakat agar senantiasa ingat terhadap produk yang diiklankan tersebut.
· Adding Value (memberikan nilai tambah), iklan
harus bisa memberikan nilai tambah produk dan mempengaruhi persepsi konsumen
(positif).
· Assiting (mendampingi), salah satu fungsi utama dari iklan adalah
mendampingi atau manfasilitasi upaya-upaya perusahaan lainnya.
F.Tujuan Iklan
- Menyadarkan komunikan dan
memberikan informasi mengenai suatu produk (bisa berupa barang, jasa, ide,
dan lain sebagainya).
- Berupaya menimbulkan rasa suka
kepada diri komunikan atas produk yang diiklankan tersebut dengan
memberikan prefensi-prefensi.
- Meyakinkan konumikan akan
kebenaran produk tersebut sehingga mereka berusahaan untuk memiliki atau
menggunakan produk itu.
- Dari sudut pandang konsumen,
konsumen menjadi tahu informasi mengenai produk tersebut, baik harga,
spesifikasi, fungsi, dll.
G.Jenis-Jenis Iklan
1) Jenis iklan berdasarkan media yang digunakan:
Berdasarkan media yang digunakan, iklan dapat
dibedakan menjadi 4 macam diantaranya sebagai berikut.
1. Iklan radio, yaitu iklan yang disampaikan dengan
efek suara.Iklan media cetak, yaitu iklan yang menggunakan efek cetak dan
gambar.
2. Iklan televisi, yaitu iklan yang menggunakan
efek suara, gambar, dan juga teks.
3. Iklan baris, yaitu iklan yang disampaikan dalam
sebuah kolom pada media massa cetak dan hanya terdiri atas beberapa baris.
Biayanya pun berdasarkan jumlah baris yang digunakan.
2) Jenis Iklan berdasarkan tujuan:
1. Iklan Komersial
Iklan Komersial memiliki
tujuan untuk mencari keuntungan ekonomi. Terdiri dari:
- Iklan konsumen
Dimaksudkan untuk
mencari keuntungan bisnis, di mana pesan atau isinya iklan ditujukan kepada
konsumen akhir, yaitu yang memakai terakhir suatu produk.
- Iklan bisnis
Iklan yang disampaikan
dengan maksud mencari keuntungan ekonomi, sasaran pesan yang dituju yaitu
lembaga yang akan mengolah/menjual produk yang sudah diiklankan kepada konsumen
akhir.
- Iklan
professional
Iklan yang disampaikan
dengan maksud mencari keuntungan bisnis di mana khalayak sasarannya yaitu
segmen khusus (para professional).
2. Iklan
Non Komersial (Iklan Layanan Masyarakat)
Iklan yang digunakan untuk menginformasikan, membujuk atau
mendidik khalayak di mana tujuan akhirnya bukan mencari keuntungan ekonomi,
melainkan keuntungan sosial.
Keuntungan sosial di sini bisa diartikan sebagai tambahan ilmu, kesadaran masyarakat terhadap perkara yang diiklankan, serta mencari citra bagus di mata masyarakat.
Keuntungan sosial di sini bisa diartikan sebagai tambahan ilmu, kesadaran masyarakat terhadap perkara yang diiklankan, serta mencari citra bagus di mata masyarakat.
Terbagi menjadi:
1) Berdasarkan Bidang Isi Pesan:
v Iklan Politik
v Iklan Pendidikan
v Iklan Kesehatan
v Iklan kecantikan dan perawatan tubuh
v Iklan Pariwisata
v Iklan hiburan
v Iklan Olah Raga
v Iklan Hukum
v Iklan Lowongan Pekerjaan / Recruitment
v Iklan Duka Cita
v Iklan Perkawinan
v Iklan Makanan dan Minuman
v Iklan Otomotif
v Iklan lingkungan Hidup
v Iklan Media
2) Berdasarkan
Komunikatornya:
Ø Iklan Personal
Ø Iklan Keluarga
Ø Iklan instusi
3) Berdasarkan Wujud
Produk yang Diiklankan:
ü Iklan Barang
ü Iklan Jasa
ü Iklan Barang dan Jasa
4) Berdasarkan Khalayak
Sasaran Iklan:
a. Iklan untuk
Pengguna Akhir
b. Iklan untuk
Distributor atau Pengecer
c. Iklan untuk
Pabrik
5)Berdasarkan cakupan
atau wilayah sasarannya:
-Iklan Lokal
Iklan yang cakupan
khalayak sasaran yang dituju hanya berada di wilayah local, misalnya pedesaan
atau perkotaan, atau suatu kabupaten saja. Biasa dilakukan oleh toko kecil,
salon sekolah dasar, taman kanak-kanak, di mana target khalayaknyan tinggal di
wilayah sekitar.
-Iklan Regional
cakupan khalayaknya
lebih dari satu wilayah local, namun terlalu jauh untuk disebut dengan wilayah
nasional, misal Prov. Jawa Tengah, Sumatera Selatan, dsb.
-Iklan Nasional
Iklan yang target
konsumennya berada di seluruh wilayah suatu negara.
-Iklan Internasional
Iklan yang membidik
khalayaknya yang menjangkau trans nasional atau lebih dari satu negara.
6) Berdasarkan
Fungsinya:
ü Iklan Informasi
Menitikberatkan isinya
sebagai sebuah informasi untuk khalayak.
ü Iklan Mendidik
Menitikberatkan pada
tujuan mendidik khalayak, agar khalayak mengerti dan mempunyai pengetahuan
terhadap sesuatu.
ü Iklan Parodi/Hiburan
Dibuat untuk keperluan
hiburan semata.
ü Iklan Persuasi
Menitikberatkan pada
upaya mempengaruhi khalayak untuk melakukan sesuatu.
Dibawah
ini merupakan salah satu contoh iklan layanan masyarakat beserta struktur dan
maknanya:
No.
|
Struktur
Teks
|
Teks
|
1
|
Orientasi
|
Lindungilah aku
|
2
|
Tubuh Iklan
|
Sebelum bencana terjadi
|
3
|
Justifikasi
|
Jangan lakukan pengundulan hutan lagi.
|
Makna iklan tersebut:
1) Kata "Lindungilah
Aku" bermakna bahwa hutan sekarang dalam keadaan kritis seperti yang
terlihat pada gambar banyak pohon yang ditebangi sehingga perlu diadakan
reboisasi.
2) Kata "Sebelum
bencana terjadi" memiliki maksud untuk mengingatkan bahwa penebangan liar
dapat menyebabkan berbagai bencana agar masyarakat sadar bahwa betapa
pentingnya menjaga hutan.
3) Kata "Jangan
lakukan pengundulan hutan lagi!" Merupakan ajakan kepada masyarakat agar
tidak menebang pohon hutan secara liar agar tak ada lagi bencana yang terjadi
karena illegal logging.
